Akhir November 2025, kita di Indonesia kembali dikejutkan oleh peristiwa yang menyesakkan hati. Banjir besar dan longsor melanda wilayah barat Nusantara, dengan Sibolga dan Tapanuli Tengah menjadi dua daerah yang terdampak cukup parah. Rumah-rumah terendam, aktivitas terhenti, dan anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan dalam situasi darurat ini.

Bagi KDM, merespons bencana alam bukanlah hal yang baru. Sejak gempa Yogyakarta hingga bencana terakhir di Cianjur, KDM selalu mengambil bagian dalam upaya kemanusiaan, khususnya untuk memastikan anak-anak tetap terlindungi di tengah kondisi yang memprihatinkan. Bersama Sahabat Anak, KDM terus berkomitmen hadir bagi para penerus generasi bangsa.

Dalam peristiwa ini, KDM berkolaborasi dengan Sahabat Anak membentuk sebuah gerakan bertajuk “Bantu Pulih Sibolga dan Tapanuli Tengah.” Sejak awal Desember 2025, penggalangan dana dibuka untuk merespons kebutuhan mendesak para penyintas. Dari donasi yang terkumpul, berbagai bantuan telah disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan, serta relawan juga dikirim langsung ke wilayah terdampak di Tapanuli Tengah.

Kami bersyukur atas kepedulian dan kemurahan hati para Sahabat yang telah mendukung gerakan ini. Setiap dukungan—sekecil apa pun—menjadi harapan bagi mereka yang sedang berjuang untuk pulih. Bersama, kita terus belajar untuk hadir, peduli, dan bergerak bagi sesama.