Saya pertama kali datang ke KDM ketika dunia sedang dilanda pandemi Covid-19. Di sini, saya bukan hanya menemukan tempat tinggal yang aman, tapi juga kesempatan untuk bersekolah. Namun, awalnya tidak mudah. Saya ditempatkan di Kelas Kuning, dan hampir setiap hari saya merasa tertinggal dari teman-teman. Rasanya frustrasi, bahkan sempat terpikir untuk menyerah.

Untungnya, ada banyak orang di sekitar saya yang memberi semangat. Perlahan, saya belajar untuk bertahan dan bekerja lebih keras. Saya mulai mengulang pelajaran sendiri, mencoba memahami apa pun yang saya lewatkan. Hingga akhirnya, saya mulai merasakan perubahan. Saya menemukan rasa percaya diri, dan bahkan menemukan minat baru yang sebelumnya tak pernah saya sadari—kerajinan tangan. Dari sekadar penasaran, saya menekuni crafting dan merasa bangga setiap kali berhasil membuat karya sendiri.

Selain belajar mata pelajaran, saya juga aktif di berbagai kegiatan ekstra sekolah di KDM. Saya menari, bermain badminton, futsal, bahkan ikut taekwondo. Setiap aktivitas ini mengajarkan saya disiplin dan percaya diri. Pada Oktober 2024, saya berhasil meraih medali emas dalam kejuaraan Poomsae-Taekwondo. Itu menjadi salah satu momen paling membahagiakan dalam hidup saya.

Bulan Mei 2025, saya lulus SMP dari sekolah KDM dan kini melanjutkan pendidikan di sekolah menengah kejuruan untuk mengejar cita-cita menjadi seorang desainer. Saya tahu perjalanan ini masih panjang, tetapi saya tidak akan menyerah. Setiap hari di KDM mengingatkan saya bahwa dengan kerja keras dan keyakinan, mimpi itu bisa saya raih.